PADA ACARA PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI SE-DUNIA.
JAKARTA, 9 DESEMBER 2008
(sebagaimana dikutip dari situs http://www.kejaksaan.go.id/pidato.php?idu=0&id=6&hal=2 )
Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh, salam sejahtera bagi kita sekalian. Read the rest of this entry »
Program Legislasi Daerah atau Prolegda adalah instrumen perencanaan program pembentukan peraturan daerah yang disusun secara berencana, terpadu, dan sistematis. Prolegda terbagi dua, yaitu program legislasi daerah untuk satu masa keanggotaan dewan (untuk masa waktu 5 tahun) dan program legislasi daerah untuk jangka waktu satu tahun anggaran.
Pemimpin Indonesia harus mampu membaca apa yang akan terjadi di masa depan, karena kondisi Negara ini kedepan harus menjadi bangsa survive, dan dihormati di tengah peradaban dunia, yakni kuat secara ekonomi dan pertahanan Negara.
Indonesia sesungguhnya memiliki modal utama, yaitu letak geografis, sumber daya alam dan keanekaragaman budaya. Oleh karena itu yang kini dibutuhkan hanya pengelolaan yang baik. Sehingga kedepan Indonesia harus memiliki Pemimpin yang Autentik, pemimpin yang dibutuhkan zaman. Read the rest of this entry »
Anggaran responsif gender tidak hanya berpihak kepada kepentingan laki-laki maupun perempuan semata, namun memperhatikan keadilan kepentingan diantara gender tersebut. Sungguh suatu konsep yang ideal dan realistis untuk dijadikan pilihan.
Hanya satu pahlawan yang diperingati hari lahirnya setiap tahun, yaitu Kartini melalui peringatan Hari Kartini. Kartini adalah icon persamaan hak perempuan. Melalui perjuangannya dalam menuntut hak pendidikan bagi kaum perempuan di masanya. Semangat perjuangan dalam menuntut persamaan hak ini, sekarang diterjemahkan dengan pengarus utamaan gender (responsif gender).
Read the rest of this entry »
Benar ungkapan ureng chik jamen,, bek pe trep that… entek ka dicok di gob…
itulah ungkapan yang pantas disandangkan ke diriku,, namun bukan dalam perkara mencari jodoh kayak lagu cari jodoh darinya wali band. Atau mencari perawan di negeri syariat..
Ini mengenai pencarian rumah di kawasan Kutaradja dan Aceh Rayeuk. Sudah beberapa bulan ini, diriku mencari rumah untuk dibeli, terserah ukuran atau type berapa.. asal permanen dan asri..
Tadi pagi, ketika diriku mengantar adek ke sekolah melalui jalan yang tidak biasa kami lewati,, tiba2 dikawasan Ie Masen Kayee Adang ada sebuah rumah yang menurutku sangat indah jika ditinggalin.. Ada halam depan, ada halaman belakang yang berdekatan dengan tukang jualan sayur di pagi hari trus ada juga PS bagi yang keenakan main aja di dunia ini.
Dirumah itu juga ada pohon belimbing, pas banget jika mau makan asam garam dengan nasi. Ornamen rumah itu juga ada aksen tersendiri dengan teras yang terpisah di depan, sehingga save-lah jika kita pejabat penting.. Mengenai harga sih ga tau berapa, karena niatnya pas liat pengumuman rumah itu dijual, pas balek mau nengok lagi nomor HP si empu rumah.. Gitu sih niatku..
Pas mau ke kantor jam 8.30, diriku teringat dengan rumah itu dan pengen liat no HP,, dalam hati dah terbersit untuk langsung deal hari ini, biar bisa ditinggalin secepatnya….
Eh, ternyata nasi dah jadi bubur,, kok papan pengumuman yang dipakuin di pohon dalam perkarangan belakang rumah itu jatuh kebawah dan patah? usut punya usut pas liat ke depan, rupanya ada 3 anak muda yang lagi buka pintu depan,,,
Hiks.hiks,, da dipesan duluan ma orang rupanya…
biarkan aku mati dalam kesunyian, daripada harus tunduk pada kemunafikan..
itulah cerita di kampung tak bernama di negeri tak bertuan……
saat penguasa merajai seluruh negeri….
hanya istri kita saja yang belum sempat dirajainya…
independen, kredibel, bijak, apalah arti sebuah logan……..
itu hanya slogan dalam menarik mata melirik…
tapi mereka telah menyembelih ayamnya yang bertelur emas, agar cepat dapat emas yang banyak…
biarkan ayam yg kecil2 saja yg mati….
namun, para penguasa masih dapat menikmati sajian enaknya….
tapi ternyata kita adalah rajawali..
walaupun kita rajawali…..
dan Telah bergabung bersama ayam kan..
Tidak bisa ditembak, karena mereka tidak tahu kita rajawali seperti apa…
namun jika penguasa menghendaki, setiap saat dengan mereka menembak kita hingga jatuh…..
Bahkan mati…
setiap penguasa bisa memberi makan jika kita terlalu banal…
dengan akhirnya, hanya kepunahan yg dinikmati rajawali…
makanya jangan congok…
Untuk bersahabat dengan lingkungan, satu lagi yang perlu kita kurangi pemakaiannya: kertas : Produksi kertas membutuhkan banyak energi, air, dan tentu raja pohon!
Tahukah Anda bahwa menghemat penggunaan kertas berarti juga menghemat air? Lantas, apa hubungannya? Ternyata untuk membuat selembar kertas fotokopi, setidaknya dibutuhkan air sebanyak 400 ml, alias setara dengan 2 gelas. Padahal kita semua tahu bahwa air saat ini merupakan komoditi yang termasuk langka dan harus dihemat sebisa mungkin. Tapi tidak hanya itu saja, menghemat pemakaian kertas berarti juga ikut menyelamatkan hutan-hutan di bumi ini yang semakin habis digunduli. Ini karena bahan baku kertas yang utama-mencapai 95 persen adalah kayu. Read the rest of this entry »
Junaidi | The Globe Journal
Banda Aceh – Pemerintah Daerah Kabupaten Bireun dilatih dengan konsep Regulatory Impact Assement (RIA), agar mampu menganalisis serta mengevaluasi semua peraturan daerah di kabupaten Bireuen, pelatihan tersebut dilaksanakan Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh dan The Asia Foundation bekerjasama dengan Gabungan Solidaritas Anti Korupsi (GaSAK) Bireuen.
Dalam pernyataan tertulis yang diterima The Globe Journal, Rabu (1/7), kegiatan yang dilaksanakan pada 29 Juni – 2 Juli 2009 di Garuda Plaza Hotel Medan.. Tim teknis RIA itu terdiri dari 12 orang itu terdiri dari unsur utusan SKPD serta perwakilan dunia usaha dari asosiasi sarang burung walet Bireuen yang berkaitan dengan dunia usaha.
Assisten Supervisor Program RIA, GeRAK Aceh, Isra Safril mengatakan, training di Medan guna meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam tim RIA Pemkab Bireuen bertambah serta mampu menganalisis serta mengevaluasi semua peraturan daerah (qanun) yang ada di Bireuen. Read the rest of this entry »
بسم الله الرحمن الرحيم
الخشوع في الصلاة
قال تعالى: [ واستعينوا بالصبر والصلوة وإنها لكبيرة إلا على الخاشعين ]
“Dan jadikanlah shabar dan shalat sebagai penolongmu, dan yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.” (Surat Al Baqarah: 45)
Seorang mukmin yang tengah mengalami penurunan iman, ia merasakan shalat sebagai kewajiban yang berat, karena ia terikat oleh waktu, dan sekian banyak persyaratan. Lain halnya ketika seorang mukmin yang telah merasakan manisnya iman di dalam hati, maka ia merasakan shalat adalah kebutuhan diri yang menghidupi hati dan menyejukkkannya.
Rasulullah saw. pernah menyampaikan kesannya yang dalam dari shalatnya:
وجعلت قرة عيني في الصلاة.
“Dan dijadikan kesejukan pandanganku dalam shalatku.”
Dan beliau perintahkan Bilal Bin Rabah: “Kumandangkan iqamah, untuk shalat, agar kita bisa refreshing dengan shalat itu.”
Untuk mencapai khusyu’ dalam shalat, kita perlu waktu untuk membiasakan shalat dengan penuh dzikrullah.
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan bahwa Ibnu ‘Abbas ra. berkata: “Sesungguhnya Allah telah nenberi tenggang waktu bagi hati orang yang beriman, dan baru mengur mereka pada awal tahun ketuga belas dari turunnya Al Qur’an, maka turunlah ayat ini:
[ ألم يأن للذين آمنوا أن تخشع قلوبهم لذكر الله وما نزل من الحق ولا يكونوا كالذين أوتوا الكتاب من قبل فطال عليهم الأمد فقست قلوبهم وكثير منهم فاسقون ]
“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk khusyu’ (tunduk) hati mereka karena mengingat Allah dan tunduk hati mereka kepada kebenaran yang turun kepada mereka?” (QS Al-Hadiid/57:16). Read the rest of this entry »

Komentar Terakhir